Bagaimana Menyambut Ramadhan

ramadhan

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين, و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صحبه أجمعين, أما بعد

Tulisan ini mengajak kepada kita semua agar menyambut Ramadhan yang penuh berkah ini dengan suka cita, penuh keimanan serta bertekad untuk semangat beribadah di dalamnya karena iman dan berharap pahala dan ridho dari Allah Azza Wa Jalla.

Dalam sebuah hadits riwayat An Nasai, yang dinyatakan shahih lighairi di dalam kitab Shahih At Targhib wa At Tarhib, Rosulullah Sholallahu Alihi Wasallam bersabda :

عنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ ».

Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Telah datang kepada kalian Ramadhan bulan penuh berkah, Allah Azza Wa Jalla telah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa padanya, yang di dalamnya dibukakan pintu-pintu langit, ditutup pintu-pintu neraka, dibelenggu syetan-syetan, dan di dalamnya Allah Azza Wa Jalla memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (Malam Lailatul Qodar)

Dalam sebuah hadits riwayat Tirmidzi, yang dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, Rosulullah Sholallahu Alihi Wasallam bersabda :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ. رواه الترمذي و صححه الألباني.

Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika pada awal malam bulan Ramadhan maka Syetan-syetan terbelenggu, tertutup pintu-pintu neraka dan tidak satu pintupun terbuka, dibukakan pintu-pintu surga dan tidak satu pintupun tertutup, dan terdengar suara yang menyeru: “Wahai pencari kebaikan, sambutlah! Dan wahai pencari keburukan, cukuplah!” dan Allah Azza wa Jalla memilih orang-orang yang dikehendaki-Nya untuk selamat dari siksa neraka, dan yang demikian itu pada setiap malam ramadhan”.

Jadi, bagaimana kita menyambut bulan ramadhan.? bulan yang penuh berkah, bulan yang agung dan bulan yang penuh maghfiroh dari Allah Azza Wa Jalla

Yaitu..??

1. Dengan kegembiraan dan suka cita.
2. Dengan segera bertaubat kepada Allah Azza Wa Jalla dengan taubat yang sebenarnya
3. Dengan memperbanyak membaca Al-Quran
4. Dengan memperbanyak ibadah-ibadah sunnah
5. Dengan tekad yang kuat untuk berpuasa di siang hari dan beribadah di malam harinya.
6. Dengan berlomba-lomba mengerjakan kebaikan.
7. Dengan saling nasehat-menasehati dan tolong-menolong atas kebaikan dan taqwa.
8. Dengan saling memberi wasiat agar ber-amar ma’ruf dan nahi mungkar.
9. Dengan berdakwah kepada setiap kebaikan.

Agar dosa-dosa kita diampuni oleh Allah Azza Wa jalla dan menang dengan mendapatkan kemuliaan dan pahala yang sangat besar”.

Baarakallahu fiikum, Jazakumullahu khairan khatsiraa

Semoga bermanfaat…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: